Akhir Karir Terry di Chelsea

Akhir Karir Terry di Chelsea

Akhir Karir Terry di Chelsea

Chelsea akhirnya melepas kapten mereka, John Terry. Kabar itu disampaikan sendiri oleh yang bersangkutan bahwa dirinya akan meninggalkan klub di akhir musim. Pemain senior ini memang telah lama berjuang bagi Chelsea. Bahkan ia sendiri adalah legenda hidup dari klub London itu. Usianya yang telah menginjak 35 tahun menjadi bahan pertimbangan yang sangat serius bagi klub untuk tidak memperpanjang kontraknya lagi. Tetapi banyak pihak yang menganggap bahwa dirinya masih sangat layak bermain dan dibutuhkan oleh klub. Sementara itu, Terry pun sudah menyatakan bahwa dirinya akan meninggalkan klub.

Terry adalah legenda hidup yang hingga kini ternyata masih dibutuhkan kehadirannya oleh banyak pendukung Chelsea. Di era 2000-an, ia adalah salah satu pilar penting Chelsea yang mendominasi Liga Utama Inggris. Berbagai gelar juara pun telah diraihnya bersama Chelsea. Selama karirnya, Terry pun telah diakui sebagai bagian dari susunan pemain terbaik. Masing-masing diterimanya pada tahun 2005, 2008, dan 2009.

Terry juga menjadi bagian dari skuad Chelsea yang meraih double winner. Masing-masing adalah juara liga dan Piala FA di musim 2009/2010. Lalu, ke mana ia akan berlabuh dan mengakhiri karir sepakbolanya?

Tidak di Inggris

Yang jelas dikonfirmasi ialah Terry tidak akan bermain di Inggris. Ada banyak spekulasi mengenai klub yang bakal ia datangi sebagai tempat terakhir berkarir. Pertama-tama adalah MLS. Klub ini dikenal sebagai rumah terakhir bagi para pemain bintang. Oleh sebab itu, tidak mengherankan jika ia akan bergabung di MLS di masa akhir karirnya. Kalau ia jadi ke sana, dipastikan ia akan melakukan reuni dengan mantan rekannya di Chelsea, Lampard. Selain itu, masih banyak sejumlah pemain bintang seperti David Villa, Drogba, Gerrard, dan Pirlo.

Kemungkinan lainnya adalah di China. Sejak beberapa tahun terakhir ini, banyak pemain bintang yang justru berkarir di China. Bahkan negeri Tirai Bambu itu juga telah membidik banyak nama terkenal untuk bermain di liga sana. Banyak mantan pemain Chelsea yang akhirnya bermain di China, seperti Ramires dan Demba Da. Jangan lupakan juga bahwa ada pelatih klub China yang dulunya juga menangani Chelsea. Siapa lagi kalau bukan Luiz Felipe Scolari. Fakta-fakta tersebutlah yang menguatkan kemungkinan bahwa Terry bisa saja melanjutkan karirnya di sana.

Turki dan Qatar

Mungkin saja Terry masih ingin bermain di Eropa. Nah, salah satu klub yang tepat bagi dirinya adalah Fenerbahce. Bermain di Turki adalah salah satu tujuan dari para pemain bintang di Eropa. Selain itu, Fenerbahce adalah klub kaya yang tak mengalami kesulitan untuk mendatangkan Terry. Klub ini juga sedari dulu berminat pada Terry. Selain Fenerbahce, klub Turki yang menginginkannya adalah Galatasaray. Tapi dari dua kemungkinan itu, sepertinya Fenerbahce lebih mampu dari segi keuangan.

Qatar juga salah satu tujuan bagi mantan pemain bintang untuk menghabiskan sisa masa karir. Negara ini juga punya misi lain yaitu mengangkat reputasi mereka di dunia sepakbola. Dalam rangka menyambut persiapan Piala Dunia 2022, Qatar akan berupaya untuk melakukan promosi besar-besaran. Nah, dengan mendatangkan Terry, mereka bisa memantapkan misi kampanye menjelang Piala Dunia tersebut. Kira-kira di mana Terry bermain di Qatar? Peluangnya adalah di Al Arabi, klubnya Zola yang notabene juga menjadi bagian dari legenda Chelsea.

Tapi semua kemungkinan tersebut bisa jadi belum jadi kenyataan karena situasi bisa berubah kapan saja. Kenyataan bahwa masih banyak pendukung Chelsea yang berharap supaya Terry masih bertahan jelas tak bisa dipungkiri. Setidaknya, jika ia tak lagi jadi pemain, ia masih bisa berkontribusi bagi klub. Mungkin bisa diangkat sebagai asisten pelatih atau bahkan menawarkan kontrak baru. Uniknya, sempat ada kabar bahwa pihak Chelsea masih belum bisa memastikan masa depan dari sang kapten. Kabarnya, keputusan itu masih menunggu penentuan manajer permanen Chelsea mulai musim depan.

Namun dipertimbangkan dari faktor usia, Terry memang seharusnya tidak berkarir lagi sebagai pemain. Mungkin ia masih bisa bertahan di Chelsea dalam jabatan berbeda. Namun semua itu masih harus memastikan apakah ia memang layak untuk tetap di sana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *